Esai Kecil 1 : Pertimbangan Awal Penelitian

 Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh 

Halo semuanya, jumpa lagi di blog-ku 👋👋

Perkenalkan, nama saya Muhammad Fikrul Akbar Suwahyu, mahasiswa S1 Pendidikan Fisika Universitas Negeri Malang. Saat ini saya sedang menempuh mata kuliah Penelitian Kualitatif.

Di blog kali ini, saya akan sharing tentang esai kecil terkait dengan pertimbangan awal penelitian.  

Selamat membaca ya ....😁😇

Topik : Pertimbangan Awal Penelitian

Penelitian merupakan suatu kegiatan ilmiah untuk memperoleh pengetahuan yang benar mengenai sesuatu masalah. Pengetahuan yang dihasilkan oleh penelitian dapat berupa fakta-fakta, konsep, generalisasi dan teori. Untuk memeperoleh suatu pengetahuan yang benar, penelitian dilakukan dengan menggunakan metode ilmiah oleh peneliti yang memiliki integritas ilmiah. Maknanya, penelitian dilakukan berdasarkan teori, prinsip, dan asumsi dasar dari ilmu pengetahuan. Selain memiliki penguasaan bidang ilmu yang diteliti dalam metodologi penelitian, peneliti juga harus memiliki integritas ilmiah, yaitu bersikap objektif, terbuka, jujur, dan berpegang teguh pada kebenaran ilmiah.

Terdapat dua metode penelitian yang digunakan, yaitu penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif. Kita bahas satu per satu ya. Let’s check out !!!

1.      Penelitian Kualitatif

Menurut Cresswell dalam buku Research Design (2019) mengungkapkan bahwa penelitian kualitatif terdiri dari lima macam, yaitu :

-          phenomenological research

-          grounded theory

-          ethnography,

-          case study, dan

-          narrative research.

Sesuai dengan namanya, penelitian ini merupakan penelitian yang berfokus pada kualitas (memahami secara mendalam mengenai suatu fenomena yang terjadi untuk diteliti). Tujuan daripada penelitian kualitatif yaitu memahami secara mendalam staut permasalahan supaya dapat memberikan saran yang sesuai dengan hasil penelitian.

2.      Penelitian Kuantitatif

Menurut Kasiran, penelitian kuantitatif adalah upaya seorang peneliti menemukan pengetahuan dan menyuguhkan data dalam bentuk angka. Menurut Creswell, pengertian kuantitatif didefinisikan sebagai upaya menyelidiki masalah. Menurut Punch, penelitian kuantitatif diartikan sebagai penelitian yang berdasarkan pengalaman empiris yang mengumpulkan data-data berbentuk angka yang dapat dihitung dan berbentuk numerik. Sedangkan menurut Beryman, penelitian kuantitatif didefinisikan sebagai penelitian yang melibatkan teori, desain, hipotesis dan menentukan subjek, lalu didukung dengan pengumpulan data, pemprosesan data dan kesimpulan. Dari keempat pendapat tersebut dapat diketahui bahwa penelitian kuantitatif adalah penelitian yang melibatkan teori, desain, hipotesis, menentukan subjek, mengumpulkan data, memproses data dan menyajikannya berupa angka, serta membuat kesimpulan. Penelitian kuantitatif digunakan untuk meneliti populasi atau sampel dengan menggunakan alat ukur atau instrumen penelitian, analisis datanya bersifat kuantitatif dengan tujuan menguji hipotesis yang telah dibuat. Pada umumnya, penelitian ini terdiri atas metode survei dan metode eksperimen.

Perbedaan penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif

Untuk perbedaan antara penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif dapat dilihat melalui tabel berikut

No.

Penelitian Kualitatif

Penelitian Kuantitatif

1.

Menguji teori.

Mengkaji teori.

2.

Data bersifat naratif.

Data bersifat numerik.

3.

Reabilitas dan validitas tidak diketahui

Reabilitas dan validitas diketahui.

4.

Terlepas dari data-data numerik.

Penjelasannya berupa data-data numerik.

5.

Pada prinsipnya menggunakan observasi dan interview.

Menggunakan berbagai macam variasi instrumen.

6.

Perangkat pengukuran tidak standar

Perangkat pengukuran standar

7.

Tidak mengikuti langkah-langkah metode ilmiah, mencari makna dan substansi.

Mengikuti metode ilmiah untuk menerima, menolak, membuktikan, atau tidak menerima hipotesis.

8.

Berorientasi pada penemuan.

Berorientasi pada verifikasi.

9.

Menggunakan analisis induksi untuk menganalisis data.

Menggunakan metode statistik untuk menganalisis data.

10.

Studi kasus.

Mempelajari populasi atau sampel yang digunakan untuk merepresentasikan populasi.

Dari dua metode penelitian tersebut, alangkah lebih baik jika sebelum memilih metode penelitian, kita harus melihat dari tujuan penelitian (apakah mengarah ke kualitatif atau ke kuantitatif), kemudian bagaimana cara memperoleh datanya, dan selalu melihat rujukan berupa penelitian-penelitian sebelumnya yang terbaru (seperti pertimbangan peneliti memilih metode penelitian, cara mengambil data, instrumen yang dipakai, dan cara mengolah datanya).


Demikian sharing esai kecil terkait dengan pertimbangan awal penelitian kali ini. Semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Mohon maaf jika ada kekurangan atau kesalahan dalam penulisan.🙏

Sampai jumpa di lain waktu hehehe ....😅

Wassalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Metodologi Penelitian Kuantitatif (Pertemuan 3): [3] Pemilihan Masalah Penelitian, dan Pertanyaan Penelitian

Metodologi Penelitian Kuantitatif (Pertemuan 2): [1] Hakekat penelitian pendidikan: Peran penelitian pendidikan, isu-isu epistemologi dalam penelitian pendidikan: modernism (positivisme) dan posmodernism (post-positivisme)

Metodologi Penelitian Kuantitatif (Pertemuan 3): [4] Etika Dalam Penelitian, dan Kegunaan Kajian Pustaka beserta Cara Mensintesanya