Model Pembelajaran Inovatif (Pertemuan 3) : [2] Hakikat dan Karakteristik Pembelajaran Fisika, pemanfaatan IPTEKS dan lingkungan alam sekitar dalam Pembelajaran Fisika, dan Kapabilitas Belajar Siswa
Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.
Halo semuanya, selamat datang kembali di blog ku ya hehe. 👋👋
Perkenalkan, nama saya Muhammad Fikrul Akbar Suwahyu, mahasiswa S1 Pendidikan Fisika Universitas Negeri Malang. Pada semester ini, saya menempuh mata kuliah Model Pembelajaran Inovatif.
Kali ini, saya ingin share mengenai deskripsi Novelty dan Analisis Kritis Artikel di blog ini.
Selamat membaca ya😁
Judul Artikel :
ANALISIS KEBUTUHAN
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS CTL PADA MATERI FLUIDA
Novelty :
Dalam artikel ini terdapat
kebaruan yaitu metode penelitian yang digunakan. Penelitian ini merupakan
penelitian survei menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan
kuantitatif dan kualitatif digunakan untuk memperdalam penelitian terhadap
subjek yang diteliti. Kemudian, teknis analisis untuk data kualitatif dilakukan
dengan mereduksi data, menyajikan dan verifikasi data sedangkan analisis data
kuantitatif dilakukan dengan mengolah dan mengkategorikan data yang diperoleh.
Analisis Kritis Artikel :
Kurikulum 2013 bertujuan
untuk mempersiapkan generasi muda agar meningkatkan kualitas SDM dan mampu
bersaing dalam berbagai bidang (Setiadi, 2016). Meningkatkan kualitas SDM
dengan menghasilkan insan indonesia yang produktif, kreatif, kritis, inovatif,
efektif melalui penguatan sikap, keterampilan dan pengetahuan yang
terintegrasi. Lima tahun implementasi kurikulum 2013, ternyata belum berhasil
menyelesaikan masalah pisa. Ini terlihat dari hasil survey yang dilakukan oleh
PISA, ditemui kemampuan siswa indonesia masih tergolong rendah. Saat ini
indonesia berada pada peringkat 72 dari 77 negara yang berpatisipasi. Skor
sains yang diperoleh sebesar 396 dengan selisih 194 dari skor sains Tiongkok
yang berada pada peringkat pertama dengan skor 590. Jauhnya ketertinggalan
indonesia menunjukan lemahnya kemampuan siswa indonesia dalam menyelesaikan
soal PISA. Selain dari permasalahan PISA, permasalahan lainnya masih terdapat
hasil belajar siswa yang rendah dalam menyelesaikan soal-soal fisika terutama
soal berupa variasi dan aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Fisika merupakan
pembelajaran sains, memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas SDM
manusia. Fisika juga dapat melatih dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis
siswa secara analitik, induktif dan deduktif dalam menyelesaikan masalah
terkait kehidupan sehari-hari.
Memanfaatkan media atau sumber
belajar guru benar-benar memperhatikan tuntutan yang berlaku dengan
menyesuaikan kompetensi inti dan kompetensi dasar yang sudah ditetapkan oleh
pemerintah dalam kurikulum 2013. Salah satu alternatif yang dapat diterapkan
dalam proses pembelajaran fisika adalah menggunakan media berupa video. Video
sangat berguna bagi siswa dalam proses pembelajaran (Raisa, dkk., 2017). Selain
memudahkan siswa memahami materi (Mardziah, dkk., 2015). Video juga dapat
memotivasi (Basriyah & Dwi, 2018; Pradilasari, dkk., 2019), meningkatkan daya
ingat (Nugroho & Puspitasari, 2019), melatih siswa menggunakan IT dan
menguasai materi fisika secara utuh (Asrizal, dkk., 2018). Didapatkan hasil
karateristik siswa sudah baik, namun aspek minat menunjukan nilai terendah
terutama memecahkan dan menemukan solusi terhadap masalah kehidupan
sehari-hari. Media digunakan guru untuk mengajar fluida adalah Power Point,
gambar dan video. Sumber belajar hanya buku teks dilengkapi dengan bahan ajar
berbentuk ensiklopedi, modul dan LKS yang berisi kumpulan soal yang tidak
memberi pengalaman menyelesaikan masalah sehari-hari. Temuan ini menunjukan
bahwa penyebab minimnya minat siswa menyelesaikan masalah sehari-hari dan
rendahnya hasil belajar siswa adalah media pembelajaran belum sesuai dengan
kebutuhan. Dibutuhkan media yang dapat menfasilitasi siswa memecahkan masalah
sehari-hari. Materi fluida yang memiliki banyak aplikasi sehari-hari,
dibutuhkan media berupa video berbasis CTL.
Untuk artikel bisa diakses melalui link berikut :
⇒ Click Here ⇐
Demikian sharing saya terkait Novelty dan Analisis Kritis Artikel pada kali ini. Semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian, dan mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan.
Terima kasih telah berkunjung ke blog ini 🙏
Wassalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Komentar
Posting Komentar