Model Pembelajaran Inovatif (Pertemuan 11) : [8] Pengembangan Model Pembelajaran Inovatif Fisika yang sesuai dengan karakteristik materi dan siswa dengan memanfaatkan Ipteks untuk mengembangkan kemampuan berpikir logis, kritis, sistematis, dan sikap ilmiah siswa (bagian 2): Silabus dan RPP berbasis TPACK dengan Student centered learning

Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.

Halo semuanya, selamat datang kembali di blog ku ya hehe. 👋👋

Perkenalkan, nama saya Muhammad Fikrul Akbar Suwahyu, mahasiswa S1 Pendidikan Fisika Universitas Negeri Malang. Pada semester ini, saya menempuh mata kuliah Model Pembelajaran Inovatif.

Kali ini, saya ingin share mengenai deskripsi Novelty dan Analisis Kritis Artikel di blog ini.

Selamat membaca ya😁


Judul Artikel :

Pengembangan RPP dan LKPD Berbasis TPACK Pada Materi Garis dan Sudut untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis.

Novelty :

Tidak ada di dalam artikel ini.

Analisis Kritis Artikel :

Penelitian ini adalah penelitian development perangkat pembelajaran pada materi garis dan sudut berbasis TPACK yang dipusatkan pada pengembangan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dengan menggunakan model discovery learning serta lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis TPACK. Rancangan pada penelitian ini menggunakan desain pengembangan model 4D yang disarankan oleh Thiagarajan (1974). Hal itu dikarenakan model 4D memiliki tahapan yang sistematis dan lebih rinci. Tahapan tersebut diantaranya define, design, develop, dan disseminate. Jenis data pada penelitian ini adalah data kualitatif dari hasil validasi ahli, serta data kuantitatif didapat dari hasil kuesioner (angket) dan evaluasi belajar peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket tanggapan peserta didik terhadap LKPD, angket tanggapan guru terkait RPP dan LKPD, lembar observasi aktivitas belajar peserta didik, soal-soal evaluasi belajar peserta didik, serta instrumen pengukuran TPACK guru yang dikembangkan oleh Sutrisno (2012). Kerangka berpikir yang digunakan oleh peneliti adalah 3 variabel yaitu (Technology Knowledge) TK, (Pedagogy Knowledge) PK, dan (Content Knowledge) CK mempengaruhi (Technology Pedagogy and Content Knowledge) TPACK baik secara langsung ataupun tidak langsung yang melalui (Technology Pedagogy Knowledge) TPK, (Technology Content Knowledge) TCK, dan (Pedagogy Content Knowledge) PCK. Subjek penelitiannya adalah kelas VII D MTs Negeri 5 Kota Jambi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada pertemuan I sampai pertemuan VI termasuk pada kategori “baik”. Hasil evaluasi belajar peserta didik rata-rata 67 yang dikategorikan “baik”. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa RPP dan LKPD berbasis TPACK yang dikembangkan telah meningkatkan aktivitas pembelajaran peserta didik pada materi garis dan sudut, serta mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik. 

Untuk artikel bisa diakses melalui link berikut :

⇒ Click Here ⇐


Demikian sharing saya terkait Novelty dan Analisis Kritis Artikel pada kali ini. Semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian, dan mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan.

Terima kasih telah berkunjung ke blog ini 🙏 

Wassalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Metodologi Penelitian Kuantitatif (Pertemuan 3): [3] Pemilihan Masalah Penelitian, dan Pertanyaan Penelitian

Metodologi Penelitian Kuantitatif (Pertemuan 2): [1] Hakekat penelitian pendidikan: Peran penelitian pendidikan, isu-isu epistemologi dalam penelitian pendidikan: modernism (positivisme) dan posmodernism (post-positivisme)

Metodologi Penelitian Kuantitatif (Pertemuan 3): [4] Etika Dalam Penelitian, dan Kegunaan Kajian Pustaka beserta Cara Mensintesanya