Model Pembelajaran Inovatif (Pertemuan 13) : [10] Pengembangan Model Pembelajaran Inovatif Fisika yang sesuai dengan karakteristik materi dan siswa dengan memanfaatkan Ipteks untuk mengembangkan kemampuan berpikir logis, kritis, sistematis, dan sikap ilmiah siswa (bagian 4): LKPD sesuai model pembelajaran
Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.
Halo semuanya, selamat datang kembali di blog ku ya hehe. 👋👋
Perkenalkan, nama saya Muhammad Fikrul Akbar Suwahyu, mahasiswa S1 Pendidikan Fisika Universitas Negeri Malang. Pada semester ini, saya menempuh mata kuliah Model Pembelajaran Inovatif.
Kali ini, saya ingin share mengenai deskripsi Novelty dan Analisis Kritis Artikel di blog ini.
Selamat membaca ya😁
Judul Artikel :
PENGEMBANGAN
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) FISIKA BERBASIS ETNOSAINS MENGGUNAKAN MODEL DISCOVERY
LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA
Novelty :
Kegiatan
pembelajaran berbasis etnosains merupakan pembelajaran yang dapat merancang
pengalaman siswa serta Salah satu tradisi yang berkembang dalam masyarakat
adalah menyatakan satuan ukuran beberapa besaran. Kebanyakan satuan ukuran
tradisional ini dinyatakan dengan menggunakan bagian-bagian tubuh karena
dianggap praktis dan dapat digunakan di lingkungan masyarakat. Satuan ukuran
juga dijadikan sebagai alat untuk menyatakan ukuran dalam kegiatan transaksi
jual beli atau pinjam meminjam. Pembelajaran etnosains bertujuan untuk
memperkenalkan siswa mengenai fakta yang telah berkembang di masyarakat,
kemudian dikaitkan dengan materi-materi sains ilmiah dan pengetahuan (4).
Penerapan pembelajaran ini berpotensi mengembangkan cara pembelajaran yang
secara umum masih berpusat pada guru (teacher centered learning) menjadi
berpusat pada siswa (student centered learning). Dengan demikian mampu
meningkatkan apresiasi siswa terhadap budaya dan menciptakan suasana
pembelajaran yang kontekstual dan penuh makna (5).
Analisis Kritis Artikel :
Penelitian
ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) fisika yang
valid berbasis etnosains dengan model Discovery Learning untuk meningkatkan
keterampilan berpikir kritis siswa SMA. Penelitian ini merupakan jenis
penelitian pengembangan (Research and Development) dengan tipe rancangan
level 1 yang terdiri dari 5 tahapan, yaitu: 1) potensi dan masalah 2) studi
literatur dan pengumpulan informasi 3) desain produk 4) validasi desain 5)
desain teruji. Validasi desain dilakukan oleh 2 judgement ahli dan 2 praktisi
untuk menilai produk yang dikembangkan dari aspek penyajian, kelayakan isi,
penggunaan bahasa, dan kegrafisan. Berdasarkan hasil uji validitas aspek
penyajian didapatkan hasil persentase sebesar 82,8% berada pada kategori sangat
baik, aspek kelayakan isi sebesar 80,9% berada pada kategori sangat baik, aspek
penggunaan bahasa sebesar 92% berada pada kategori sangat baik, dan aspek kegrafisan
sebesar 97,9% berada pada kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut,
dapat disimpulkan bahwa LKPD fisika berbasis etnosains dengan model Discovery
Learning yang dikembangkan sudah valid dan merupakan desain teruji dengan
persentase total uji validitas yaitu 88,4% berada pada kategori sangat baik.
Untuk artikel bisa diakses melalui link berikut :
⇒ Click Here ⇐
Demikian sharing saya terkait Novelty dan Analisis Kritis Artikel pada kali ini. Semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian, dan mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan.
Terima kasih telah berkunjung ke blog ini 🙏
Wassalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Komentar
Posting Komentar