Metodologi Penelitian Kuantitatif (Pertemuan 5): [8] Penelitian KUANTITATIF non-eksperimen: Deskriptif, korelasional, dan kausal-komparatif (+statistik yang diperlukan)
Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.
Halo semuanya, selamat datang di blog ku. 👋👋
Perkenalkan, nama saya Muhammad Fikrul Akbar Suwahyu, mahasiswa S2 Pendidikan Fisika Universitas Negeri Malang. Pada semester ini, saya menempuh mata kuliah Metodologi Penelitian Kuantitatif.
Kali ini, saya ingin share mengenai deskripsi Novelty dan Analisis Kritis Artikel di blog ini.
Selamat membaca ya 😁
Judul Artikel:
- Tujuan: Menilai apakah penggunaan aplikasi Quizzizz dapat mengintensifkan pemahaman konsep matematis mahasiswa calon guru pendidikan matematika serta meningkatkan kreativitas dosen dan memberikan inovasi dalam proses pembelajaran daring selama pandemi.
- Metode Penelitian: Menggunakan non-eksperimen dengan survey kuantitatif; menggunakan teknik non-probability sampling dari 4 kelas (dengan total 21 mahasiswa); pengumpulan data melalui angket dengan menggunakan Google Forms; proses analisisnya yaitu membandingkan kondisi saat ini (persepsi + efek penggunaan Quizzizz), maksudnya tidak ada pretest-posttest dan tidak ada kelompok kontrol. Statistik yang digunakan adalah deskriptif (persentase) untuk menunjukkan efektivitas terhadap intensifikasi pemahaman konsep matematis.
- Hasil: Ditemukan bahwa penggunaan Quizzizz memberikan efektivitas yang sangat tinggi dalam “mengintensifkan” pemahaman konsep matematis, dengan persentase sekitar 126,2 %; serta partisipan melaporkan bahwa Quizzizz sebagai media pembelajaran memberikan inovasi baru, membantu pemahaman konsep lebih baik, dan dosen menjadi lebih kreatif.
- Kesimpulan: Quizzizz dianggap berhasil/intensif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematis bagi mahasiswa calon guru matematika; serta penggunaan Quizzizz memicu kreativitas dosen dan memberi inovasi dalam pembelajaran daring selama situasi pandemi.
- Kelebihan dan Kekurangan Penelitian: Kelebihan pada artikel ini yaitu topiknya relevan dengan pembelajaran daring dan digital; berfokus pada pemahaman konsep matematis, bukan sekadar nilai; mengambil konteks mahasiswa calon guru yang jarang diteliti sebelumnya; memberi kontribusi tambahan dengan melihat kreativitas dosen dalam penggunaan media; serta menunjukkan hasil positif (efektivitas tinggi) sehingga praktis untuk diadopsi. Sedangkan kekurangannya yaitu sampelnya kecil (21 mahasiswa) dan tidak acak sehingga hasilnya kurang representatif; sulit memastikan sebab-akibat (karena menggunakan desain non-eksperimen tanpa pretest-posttest atau kelompok kontrol); analisisnya hanya deskriptif (belum ada uji inferensial untuk signifikansi); indikator pemahaman konsep belum dijelaskan rinci; serta efek jangka panjangnya (retensi pemahaman) tidak diteliti.
Novelty:
Penelitian terdahulu banyak fokus pada hasil belajar dan aspek minat menggunakan Quizizz, dengan model desain eksperimen sederhana atau survei (Devinra et al., 2020; Ardiansyah, 2022; Husna et al., 2023; Karmila et al., 2023; Utami et al., 2025) namun sering mengabaikan pengukuran pemahaman konsep yang lebih mendalam dan tidak menguji kreativitas pengajar. Sampel yang diambil itu kecil & terbatas, desain yang digunakan tanpa kontrol yang kuat, serta indikator pemahaman konsep matematis jarang dikaji secara rinci. Dengan demikian, diperlukannya penelitian yang memperluas fokus dari sekadar evaluasi ke pendalaman pemahaman konsep (terutama konsep matematis yang lebih dalam), serta memperluas konteks ke tingkat perguruan tinggi. Artikel ini mengisi kekosongan penelitian terdahulu dengan memperluas konteks ke perguruan tinggi dan mengutamakan pendalaman konsep, meski masih memiliki keterbatasan pada jumlah sampel dan desain eksperimen.
Untuk artikel bisa diakses melalui link berikut:
⇒ Click Here ⇐
Demikian sharing saya terkait Novelty dan Analisis Kritis Artikel pada kali ini. Semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian, dan mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan.
Terima kasih telah berkunjung ke blog ini 🙏
Wassalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Komentar
Posting Komentar